IGD merupakan unit Rumah Sakit yang memberikan perawatan pertama kepada pasien terbagi dalam 3 jenis tahapan pelayanan yaitu One Day Care, Observasi IGD dan HCU IGD. Unit ini dipimpin oleh seorang dokter spesialis, dan didukung 15 orang dokter umum dan 35 perawat yang berpengalaman dalam menangani PGD (Pelayanan Gawat Darurat). Dan apabila dibutuhkan akan merujuk pasien kepada dokter spesialis yang tertentu siap membantu 24 jam.

Didukung tenaga profesional yang mampu melayani resep obat dalam waktu paling lama 15 menit Instalasi Farmasi RSUD. dr. M. Yunus Bengkulu melayani anda dalam 24 jam, baik untuk emergency maupun pasien rawat inap.instalasi farmasi RSMY melayani resep dari pasien Umum, Askes, pasien Gakin, Kerjasama melalui unit-unit yang tersebar di beberapa bagian Rumah Sakit, antara lain apotek IGD, apotek Central, apotek BPJS, apotek Umum Rajal, apotek BPJS Rajal, Apotek OK, Apotek VIP danApotek teratai.

Instalasi gizi merupakan bagian atau unit kerja di Rumah Sakit yang tidak kalah pentingnya dengan pelayanan lain di rumah sakit, karena merupakan bagian yang memberikan pelayanan langsung kepada pasien melalui makanan yang disajikan dan asuhan gizi.

Masalah gizi klinis adalah masalah gizi yang ditinjau secara individu mengenai apa yang terjadi dalam tubuh seseorang, yang seharusnya ditanggulangi secara individu. Demikian pula masalah gizi pada berbagai keadaan sakit yang secara langsung ataupun tidak langsung mempengaruhi proses penyembuhan, harus diperhatikan secara individu asupan makannya.
Kegiatan pelayanan gizi di Instalasi gizi RSUD. dr. M. Yunuss Bengkulu meliputi:

  • Pengadaan makanan
  • Pelayanan gizi di ruang rawat inap
  • Pelayanan konsultasi gizi
  • Penelitian dan pengembangan gizi terapa

Hemodialisa adalah suatu prosedur dimana darah dikeluarkan dari tubuh penderita dan beredar dalam sebuah mesin diluar tubuh yang disebut dialyzer. Prosedur ini memerlukan jalan masuk ke aliran darah. Untuk memenuhi kebutuhan ini, maka dibuat suatu hubungan buatan diantara arteri dan vena (fistula arteriovenosa) melalui pembedahan.

Pada hemodialisa, darah penderita mengalir melalui suatu selang yang dihubungkan ke fistula arteriovenosa dan dipompa ke dalam dialyzer. Untuk mencegah pembekuan darah selama berada dalam dialyzer maka diberikan heparin.

Tujuan Hemodialisa

Sebagai terapi pengganti, kegiatan hemodialisa mempunyai tujuan:

  • Membuang produk metabolisme protein seperti urea, kreatinin dan asam urat
  • Membuang kelebihan air.
  • Mempertahankan atau mengembalikan system buffer tubuh.
  • Mempertahankan atau mengembalikan kadar elektrolit tubuh.
  • Memperbaiki status kesehatan penderita.

Alasan dilakukannya Hemodialis, jika gagal ginjal menyebabkan:

  • Kelainan fungsi otak ( ensefalopati uremik
  • Perikarditis ( peradangan kantong jantung)
  • Asidosis ( peningkatan keasaman darah ) yang tidak memberikan respon terhadap pengobatan lainnya
  • Gagal jantung Hiperkalemia (kadar kalium yang sangat tinggi dalam darah).

Intensive Cardiac Care Unit disingkat ICCU adalah ruangan khusus untuk merawat pasien yang mengidap penyakit jantung yang berada dalam keadaan sakit berat yang memerlukan pemantauan ketat secara terus menerus dengan menggunakan alat monitoring dan tindakan segera bila diperlukan.

Dan di RSUD Dr. M. Yunus ICCU telah di lengkapi dengan fasilitas yang modern dan serangkaian fasilitas penunjang yang lengkap, terdiri dari 6 bed berikut piranti medis, beraneka ragam instrumen terkait, PICU, ABPM, X- Ray, laboratorium 24 jam, Unit Kateterisasi 24 jam, Ekhokardiografi dan USG.

Intensive Care Unit (ICU) atau Unit Perawatan Intensif (UPI) adalah tempat atau unit tersendiri di dalam rumah sakit yang menangani pasien-pasien gawat karena penyakit, trauma atau komplikasi penyakit lain.

Dan di RSUD. dr. M. Yunus ruang ICU dan ICCU telah di lengkapi dengan fasilitas yang modern dan serangkaian fasilitas penunjang yang lengkap, tempat tidur ICU terdiri dari 9 bed berikut piranti medis, beraneka ragam instrumen terkait, PICU, ABPM, X- Ray, laboratorium 24 jam, Unit Kateterisasi 24 jam, Ekhokardiografi dan USG.

Laboratorium klinik adalah sarana yang melaksanakan pelayanan pemeriksaan, pengukuran, penetapan dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan bukan berasal dari manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat. Pelayanan Laboratorium RSUD. dr. M. Yunus Bengkulu melayani pemeriksaan laborat selama 24 jam.

Radiologi mempunyai fungsi utama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang dilengkapi dengan sarana prasarana, serta sumber daya manusia yang selalu mengikuti perkembangan dengan menggunakan fasilitas kesehatan yang berhubungan dengan penggunaan gelombang elektromagnetik, Ultrasound serta peralatan–peralatan lain yang melengkapinya dan selalu berusaha meningkatkan daya saingnya dalam bidang ilmiah maupun tehnologi serta pengembangan profesi kesehatan dengan megutamakan kesehatan penderita,agar selalu terjangkau oleh masyarakat yang memerlukan.

Instalasi Radiologi RSUD. dr. M. Yunus Bengkulu yang buka 24 jam memiliki alat X-Ray, USG ( Ultra Sono Graphy ) Doppler, Flouroscopy, Panoramic, CT Scan (Computerized Tomography Scanning) dan ESWL(Extracorporal Short Wave Lithtripsy

Kamar operasi merupakan ruangan khusus yang dipergunakan untuk melakukan tindakan pemebdahan yang didisain dalam keadaan aseptik. Kamar operasi di RSUD. dr. M. Yunus Bengkulu telah dilengkapi dengan peralatan medis modern untuk beragam jenis operasi, untuk mengantisipasi penanganan kasus bedah yang beragam, baik yang terencana maupun darurat.

Standar prosedur operasi yang tinggi sejak sebelum operasi, selama operasi dan setelah operasi diterapkan dengan seksama. Begitu pula dengan standar sterilitas yang tinggi yang dipantau secara terus menerus sehingga

Menunjang terciptanya layanan operasi bermutu tinggi. Di instalasi Kamar Operasi ini juga telah didukung oleh dokter – dokter spesialis seperti, spesialis Mata, Bedah, Obgyn, Syaraf, Anastesi, THT, Gigi dan Tulang

Rehabilitasi Medik adalah bentuk pelayanan Kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis), pelatihan fungsi, komunikasi.

Pelayanan Rehabilitasi Medik Meliputi:

  1. Fisiotherapi
  2. Aktinotherapi
  3. Elektroterapi
  4. Nebulizer
  5. Terapi Latihan
  6. Traksi Lumbal dan Cervikal